Sabtu, 06 November 2021

TIPS HIDUP SEHAT MENURUT AJARAN ISLAM

 

TIPS HIDUP SEHAT MENURUT AJARAN ISLAM

Oleh:

Rokhana Hayati 2117177

rokhanahayati2117177@gmail.com

Jurusan Pendidikan Agama Islam 

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 

Institut Agama Islam Negri Pekalongan

 

Abstrak:        

Memiliki badan yang sehat merupakan suatu yang diinginkan oleh setiap orang.  Dalam menjalankan Hadist Rasulullah SAW. yang berakna “ kebersihan itu sebagian dari iman” (HR Muslim) Oleh sebab itu, terdapat beberapa jadwal sunnah Rasulullah yang dilakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan diri. Selain itu, Islam menganjurkan kita untuk menjaga imunitas tubuh yaitu dengan cara berpuasa. Puasa membawa hikmah kesehatan yang luar biasa bagi pelakunya (ash-shaimun). Ini karena puasa dapat menambah sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh. Mencuci tangan dengan benar sesuai dengan tuntunan agama Islam yang Setelah lock down dibuka ada beberapa lembaga pendidikan yang memilih untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan. Islam mengajarkan etika batuk dan bersin yang benar. Orang yang bersin di anjurkan mengucapkan “Alhamdulillah”, Orang yang berada di sekitar orang yang bersin mengucapkan “Yarhamukallah” dan orang yang bersin membalas doa “ Yahdiikumullah“.

Kata Kumci: Islam, Hidup Sehat

Pendahuluan

Kebersihan menjadi hal yang sangat penting untuk melangsungkan hidup sehat. Memiliki tempat tinggal yang bersih dan indah dipandang merupakan sesuatu yang diharapkan oleh setiap manusia. Seperti yang telah diajarkan Rasulullah saw. dalam hadist Rasulullah SAW. yang berakna “ kebersihan itu sebagian dari iman” (HR Muslim). Dalam kenyatannya masih banyak orang lalai dalam menjalankan pola hidup sehat. Membuang sampah sembarangan, mencuci tangan tidak memakai sabun, dan makan yang tidak sehat  merupakan contoh kecil kelalaian manusia jaman sekarang. Maka dari itu perlu diubah kebiasan buruk ini.

Isi

            Cara menjaga pola hidup sehat dalam Islam adalah sebagai berikut:

1.        Menjaga Kebersihan

Kebersihan adalah hal yang amat diperhatikan dalam agama, sebagaimana  hadist Nabi yang bermakna “ Kebersihan itu sebagian dari iman”, (HR Muslim) Al-Qur’an juga ikut menekankan masalah kebersihan dalam QS. Al-Mudatsir (74) :4-5 yang berbunyi”Dan bersihkanlah pakaianmu, dan tinggalkanlah segala kejahatan”. Oleh sebab itu, terdapat beberapa jadwal sunnah Rasulullah yang dilakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan diri. (Muhammad SulaimanAizudinur Zakaria,2010, h. 135) Berdasarkan hadits di atas dapat dipahami bahwa kebersihan, kesucian, dan keindahan merupakan sesuatu yang disukai oleh Allah SWT. Jika kita melakukan sesuatu yang disukai oleh Allah SWT, tentu mendapatkan nilai dihadapan-Nya, yakni berpahala. Dengan kata lain, kotor, jorok, sampah berserakan, lingkungan yang semrawut dan tidak indah itu tidak disukai oleh Allah SWT. (Rahmat  AW,2015 vol.1, h.173)   

2.        Menjaga Imunitas Tubuh

Tubuh manusia dibekali kemampuan terapi alamiah. Dengan kemampuan itu, meski tubuh tidak mendapatkan sebutir nasi pun dalam sehari, manusia tetap mempunyai cadangan energi. Cadangan itu disebut glikogen yang dapat bertahan selama 25 jam. Hal ini dapat menyebabkaan orang yang berpuasa tak perlu khawatir akan sakit.

Puasa membawa hikmah kesehatan yang luar biasa bagi pelakunya (ash-shaimun). Ini karena puasa dapat menambah sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Menurut Prof Hembing berpendapat bahwa, berdasarkan penelitian di Universitas Osaka Jepang, setelah memasuki hari hari ke tujuh puasa, jumlah sel darah putih orang yang berpuasa meningkat. Penambahan sel itu cepat sekali dan otomatis meningkatkan kekebalan, karena sel darah putih melawan peradangan yang ada dalam tubuh. (Daud Rasyid 1998, h,67). Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan hawa nafsu dan menahan diri dari perbuatan dosa. Selain itu, berpuasa  menyempurnakan ketaatan kepada Allah SWT, menghapus dosa dan meningkatkan rasa syukur.

3.        Etika Batuk dan Bersin

Moh. Syiful Hafid (2020, h. 4-5) mengemukakan  bahwa pada momentum  pandemic covid-19 ini secara tidak langsung, kita telah diingatkan kembbali oleh Allah SWT. Agar kita selalu menjaga kebersihan, karena banyak sekali yang menganggap kebersihan itu merupakan hal yang sangat sepele, bahkan kadang kita sendir serng membuang sampah sembarangan, bersin dan batuk tanpa menutup muut. Padahal kita sudah diajarkan dalam agama untuk menutup mulut pada saat bersin dan batuk, ini selain menjaga kebersihan juga untuk menjaga etika.

Sejumlah literatur medis mengungkapkan bahwa bersin merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan virus atau bakteri berbahaya yang yang bisa memicu penyakit. Islam mengatur tata cara atau adab saat bersin yaitu dalam agama, bersin di pandang sebagai nikmat Allah SWT kepada manusia agar terhindar dari dampak bibit penyakit. Maka dari itu, Rasulullah SAW banyak memberikan tuntunan dan adab ketika bersin.

Pada sebuah hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi diebutkan, “ Saat hendak bersin, Nabi SAW menutup mulutnya dengan tangan atau baju beliau”. Tujuannya agar suara bersinnya tidak terlampau keras. Satu hadis lain mengingatkan bersin yang berlebihan sesungguhnya termasuk perbuatan setan. “Allah SWT membeni perilaku mengencangkan suara bersin dan menguap.” (HR Abu Hurairah RA)

Sebaliknya, dianjurkan seelah bersin untuk mengucapkan hamdalah. Ada dua keutamaan yang dijelaskan Shaleh Ahmad asy-Syaami dalam “Berakhak dan Beradab Mulia.” Pertama, ini menunjukkan rasa syukur atas karunia Allah. Dan kedua, jika senantiasa mengingat Allah, tetu Allah pun akan menjaga kondisi tubuh hamba-Nya.

Mereka yang berada di sekitar orang yang bersin, tidak terlepas dari tuntunan serupa. Rasulullah SAW menggaris bawahi bahwa apabila ada seseorang mengucapkan “Alhamdulillah” ketika sedang bersin, maka wajib hukumnya bagi umat muslim yang mendengarkannya untuk mengucapkan da untuknya dengan ucapan, “Yarhamukallah” (semoga Allah selalu merahmatimu).

Selanjutnya, bila saudara atau temannya itu ada yang mendoakan saat dia bersin, hendaknya ia membalas dengan ucapan dooa, “Yahdiikumullah wa yushlihu baalakum” (semoga  Allah selalu memberi petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu).

4.        Mencuci Tangan Menggunakan Sabun

Hadist dari Humran mengenai penjelasan Ustman ra.tentang bagaimana tahapan berwudhu’ Rasululllah SAW menerangkan bahwa berwudhu’ harus diawali dengan mencuci tangan. Hal ini menunjukkan bahwa kebersihan jiwa dan raga diawali dengan bersih dan sucinya tangan, sehingga akan melahirkan orang yang menjaga melakukan perbuatan-perbuatan yang kotor. Kebersihan dan kesucian  jasmani (raga) dn ruhaniya (jiwa) ini didapatkan dengan wudhu’ yang ikhlas dan sempurna.

Betapa pentingnya mencuci tangan dalam Islam sebelum melakukan wudhu’,  ibadah dan kegiatan apapun, ketika bangun tidur.

Panduan umum cara mencuci tangan yang diajarkan Rasulullah saw dapat dijelaskan dengan ilmu kedokteran dan kesehatan pada saat ini. Sunnahnya mencuci tangan sebelum melakukan kegiatan dan amalan apapun yang bermakna bahwa tangan dan diri mestilah bersih sebagai awal dari perbuatan. Mencuci tangan yang disunnahkan juga bukan sekedar membasuh tangan, namun Rasulullah saw mengajarkan mencuci sempurna sampai ke jari, dan sela-sela jari. Sebagaimana yang dikembangkan dan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization: WHO) dan Kementrian Kesehatan. Tata cara cuci tangan ini mencakup lima, enam, atau tujuh langkah yang sempurna.

a.         Mengusap dan mencuci dengan kedua telapak tangan

b.         Mengusap dan mencuci kedua punggung tangan

c.         Mencuci jari-jari dan sela-sela jari

d.        Memberssihkan ujung-ujung jari

e.         Khusus mencuci ibu jari dan sea-selanya

f.          Kembali mencuci ujung jari dengan fokus pada kuku-kuku.

g.         Terakhir membersihkan pergelangan tangan. ( Hardisman 2019, h.19-20)

Kesimpulan

Sunnah Rosulullah saw dalam menjaga kesehatan diantaranya menjaga kebersihan. Selain itu, Islam menganjurkan kita untuk menjaga imunitas tubuh yaitu dengan cara berpuasa. Puasa membawa hikmah kesehatan yang luar biasa bagi pelakunya (ash-shaimun). Ini karena puasa dapat menambah sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh. Mencuci tangan dengan benar sesuai dengan tuntunan agama Islam yang Setelah lock down dibuka ada beberapa lembaga pendidikan yang memilih untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan. Islam mengajarkan etika batuk dan bersin yang benar. Orang yang bersin di anjurkan mengucapkan “Alhamdulillah”, Orang yang berada di sekitar orang yang bersin mengucapkan “Yarhamukallah” dan orang yang bersin membalas doa “ Yahdiikumullah“.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Video Pelatihan Protokol Kesehatan